Ratna Batara Munti

February 28, 2009 at 4:00 am Leave a comment

Saya Berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, persamaan, kesetaraan, persaudaraan, kebebasan, kerakyatan, kemandirian, keberagaman, non-sektarian, anti kekerasan, berwawasan lingkungan dan keberpihakan kepada rakyat kecil, terpinggirkan dan tertindas.

SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN SAYA TERHADAP KONDISI MASYARAKAT MAKA SAYA MEMBUKA POSKO PENGADUAN DAN ADVOKASI HAK-HAK PEREMPUAN DAN MASYARAKAT. Posko tersebut dapat anda temukan pada alamat di bawah ini:  NGAWI : Jl. Letjend Sutoyo 184 Ngawi Kontak Person Yani (085224766364)  MAGETAN : Jl. Raya Takeran RT 17 RW 3 No 401 Magetan Kontak Person Dwi (081335593550) PONOROGO : Ds. Kepuhrubun Kec. Siman RT 01 RW 02 Ponorogo Kontak Person Ika (081319957626)  PACITAN : Ds. Losari RT 02 RW 03 Kec. Tulakan Pacitan Kontak Person Dini (081318498761)  TRENGGALEK : Ds. Pakis RT 08 RW 03 Kec. Durenan Trenggalek Kontak Person Baiq (081234403744) RATNA BATARA MUNTI, S.Ag., M.Si CALEG DPR RI NOMOR 3 PDI PERJUANGAN DAPIL JATIM VII (Ngawi, Magetan, Trenggalek, Ponorogo Dan Pacitan) SUARA ANDA PENENTU PERUBAHAN, BUKAN UNTUK DIPERJUALBELIKAN Ratna Batara Munti lahir di Yogyakarta, 18 Agustus 1972, sebagai anak kedua dari lima bersaudara. Ibu saya, Dra.Hj. Siti Musyarofah asal Jawa Timur dan ayah, Drs.H.Jusuf asal Sumatera Barat. Selama enam tahun saya sempat mondok di Pesantren Diniyyah Puteri Padang-Panjang. Kemudian melanjutkan kuliah S1 di Fakultas Hukum Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta (1995) dan selanjutnya mengambil Magister (S2) Sosiologi Hukum di FISIP Universitas Indonesia (2005). Selama menjadi mahasiswa S1, Saya aktif sebagai penulis berita di Majalah Kampus dan juga aktif di Organisasi mahasiswa, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), hingga menjabat sebagai Ketua Umum Korps HMI-Wati di Cabang Ciputat (1994) dan selanjutnya sebagai Pengurus Besar HMI (1995). Sejak 1996, saya bergabung di LBH-APIK (Lembaga Bantuan Hukum-Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan) Jakarta, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang memperjuangkan isu-isu keadilan dan kesetaraan gender, demokrasi dan HAM, khususnya bagi kelompok terpinggirkan seperti buruh, PRT/TKW, masyarakat miskin dan para perempuan/anak korban kekerasan. Saya menjabat sebagai Direktur Eksekutif di lembaga ini pada tahun 2003 dan saat ini menjabat sebagai pengurus Yayasan LBH-APIK Jakarta serta wakil Kordinator Federasi APIK yang menaungi 12 LBH-APIK yang tersebar di 12 Provinsi di Indonesia. Selama kurang lebih 12 tahun berkecimpung di gerakan pro demokrasi dan HAM, khususnya hak-hak perempuan dan kelompok terpinggirkan lainnya, saya telah mengkoordinir jaringan perempuan dan masyarakat sipil di tingkat nasional untuk mendorong lahirnya Undang-Undang yang melindungi korban seperti UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang/Trafiking, dan Revisi UU Kewarganegaraan yang memberikan pemenuhan atas hak-hak kewarganegaraan perempuan dan anak dalam perkawinan campur antar negara. Selain itu, saya juga turut membidani lahirnya organisasi massa perempuan alternatif pasca tumbangnya Rezim Orde Baru, yakni Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi (KPI) pada tahun 1998 dan menjabat sebagai Presidium Nasional hingga saat ini. Melalui organisasi ini, Saya bersama-sama dengan teman-teman di Aliansi Masyarakat Sipil untuk Perubahan UU Paket Politik (ANSIPOL) memperjuangkan hak-hak politik perempuan dan berhasil mendorong adanya kewajiban pemenuhan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam UU Pemilu dan UU Partai Politik. Sebagai bentuk kesadaran berpolitik, saya memutuskan bergabung di partai PDI Perjuangan, sebagai anggota Tim Pemberdayaan Perempuan di DUPP DPP PDI Perjuangan dan di DPP Taruna Merah Putih. Keberpihakan saya terhadap masalah keadilan dan kesetaraan gender/sosial maupun jejak rekam perjuangan saya, dapat ditelusuri dari berbagai wawancara dan tulisan di media massa maupun dalam buku saya yang telah diterbitkan, diantaranya: “Advokasi Kebijakan Pro Perempuan: Agenda Politik untuk Demokrasi dan Kesetaraan” (Penerbit: PSKW UI dan Tifa Foundation, 2005), “Demokrasi Keintiman, Seksualitas di Era Global” (LKiS, 2005), “Kondisi Perempuan Di Bawah Hukum Islam di Indonesia” (LBH-APIK, 2001), “Perempuan Sebagai Kepala Rumah Tangga Dalam Perspektif Islam” (Pen. SP dan Asia Foundation, 2000) Berbekal pengalaman sebagai aktifis perempuan/HAM serta advokasi kebijakan di tingkat nasional, saya merasa terpanggil untuk menjadi Calon Legislatif DPR RI (Caleg), untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan khususnya memperjuangan kepentingan kelompok-kelompok yang terpinggirkan di masyarakat. MOHON DOA RESTU dan DUKUNGAN ANDA SEMUA

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

PEMILU 2009 Puan Maharani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


%d bloggers like this: